Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya
Jakarta, Korantransparansi.com – Masyarakat perantau Aceh di Surabaya membanjiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Taman Iskandar Muda (TIM) di Jakarta. Peringatan kali bukan sekedar ajang pertemuan para perantau Aceh, lebih dari itu, menjadi simbol kuatnya persatuan perantau Aceh dari berbagai penjuru Tanah Air.
Acara yang di helat mulai tanggal 22 hingga 31 Agustus
tersebut menyuguhkan berbagai kegiatan yang di pusatkan di Plaza Festival, HR.
Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud dalam pengarahannya
pada acara pembukaan, menekankan bahwa keberadaan masyarakat Aceh di perantauan
tidak boleh membuat mereka tercerabut dari akar budaya dan nilai-nilai luhur
Aceh.
“Perayaan ini menjadi bukti bahwa meski jauh dari tanah
kelahiran, identitas dan persaudaraan orang Aceh tetap terjaga. Tugas kita
bersama adalah terus meninggikan dinul Islam, menjaga adat istiadat, serta
memperkokoh ukhuwah sebagai satu bangsa Aceh,” ujarnya di hadapan ribuan
perantau.
Sebagai pemimpin lembaga adat kehormatan Aceh, Malik Mahmud
juga mengingatkan peran Wali Nanggroe sebagai pemersatu, pengawal perdamaian,
dan pelestari budaya Aceh. Ia menegaskan bahwa kekhususan Aceh yang diatur
dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh harus terus dijaga oleh semua generasi,
termasuk yang hidup di perantauan.
“Dengan kebersamaan seperti ini, kita menjaga kehormatan,
kewibawaan, dan tamadun Aceh. Saya berharap generasi muda Aceh di mana pun
berada tetap berpegang pada nilai-nilai leluhur dan berkontribusi bagi bangsa,”
tambahnya.
Sementara Ketua Umum Kekeluargaan Tanah Rencong (KTR)
Surabaya, Jawa Timur Syekh M Akbar, ST menyatakan, peringatan HUT ke 75 Taman Iskandar Muda Jakarta kali
ini sangat luar biasa. Bukan saja meriah dengan aneka ragam kegiatan, namun
peserta yang hadir juga luar biasa.
“Saya kira peringatan yang waktunya berhimpitan dengan HUT
Ke 80 Republik Indonesia ini menyemangati kami semua,” jelas Syekh Akbar, ST
dengan penuh optimisme.
Perantau Aceh Surabaya, Jawa Timur juga ikut terlibat .
Setidaknya rombongan Surabaya, Jawa Timur ada dalam perayaan tersebut.
Jumlahnya sangat banyak. Untuk mereka yang berada di Surabaya, bergabung dengan
KTR (Kekeluargaan Tanah Rencong) Surabaya, Jawa Timur dan diikuti KTR Malang
dan beberapa KTR Kabpaten/Kota se Jawa Timur.
“Acara ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan
masyarakat Aceh tidak pernah pudar, meskipun terpisah jarak. Kami merespon
positif arahan Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud. Beliau berharap kegiatan
seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” tutur Syekh M Akbar, ST
kepada Wartatransparansi.com, di hububungi melalui sambungan telepon, Senin
(25/8/2025)
Sambutan Tgk. Malik Mahmud ini juga mendapat apresiasi
hangat dari seluruh peserta. Para perantau menilai kehadiran Wali Nanggroe
memberi semangat tersendiri, karena menjadi pengingat bahwa persatuan
masyarakat Aceh tidak lekang oleh jarak maupun zaman.
Setelah sambutan resmi, acara dilanjutkan dengan Lomba Tari
Ratoh Jaroe yang menjadi magnet utama pengunjung. Diantaranya menghadirkan
ragam kuliner khas Aceh, pameran kerajinan tangan, hingga pertunjukan seni
tradisional.
Panitia menyebutkan sejumlah tokoh penting lainnya
dijadwalkan hadir pada rangkaian kegiatan berikutnya, termasuk Menteri,
Gubernur, hingga tokoh masyarakat Aceh dari berbagai daerah.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan
sukses, sekaligus memperkokoh persaudaraan masyarakat Aceh perantauan,” tulis
panitia dalam undangan resminya.
HUT ke 75 Taman Iskandar Muda dihadiri selain Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud, Rektor Unsyiah Prof. Marwan, Dirjen Khairul Munadi, Jendral TNI (Purn) Fahrul Razi. Lalu ketua Malang Raya Salahudin, Ketua Aceh Riau Fauzan, Ketua Aceh Balikpapan Salman, Ketua Aceh Batam Juanda, Ketua Aceh Sepakat Medan Mukhtar, Ketua Aceh Jambi T. Bakhri, Ketua Aceh Samarinda Fahrizal, Ketua Aceh Bandung Zulmauri. (sumber.wartatransparansi/eko)
Posting Komentar untuk "Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya"